Kamis, 29 September 2011

Kelelawar, Mamalia Pemilik Otot Supercepat Ketika kelelawar makin dekat pada mangsa, dia akan mengeluarkan 160 'panggilan' per detik.

VIVAnews - Studi terbaru yang dilakukan seorang ahli biologi di University of Southern Denmark menyebut kelelawar sebagai mamalia pertama yang diketahui memiliki otot super cepat. Otot tersebut membuat makhluk yang kerap dikenal di Indonesia sebagai 'kalong' itu bisa memburu santapannya.

Otot super cepat ini terletak di tenggorokan kelelawar dan membuatnya bisa menghasilkan ekolokasi. Ekolokasi merupakan suatu proses di mana
kelelawar mengeluarkan gelombang suara dan gelombang tersebut kembali memantul padanya setelah membentur mangsa.

Ketika kelelawar makin dekat pada mangsa, dia akan mengeluarkan 160 'panggilan' per detik. Fenomena ini disebut 'terminal buzz'. Ditemukannya otot super cepat ini jadi penjelasan mengapa kelelawar bisa mengeluarkan panggilan sebanyak itu dalam waktu yang sangat singkat.

"Hal ini luar biasa karena otot tersebut bagian dari grup (hewan) yang sangat jarang," kata Ceon Elemans, pakar biologi yang mempelajari kelelawar, seperti dikutip dari National Geographic, 30 September 2011.

Meski demikian, otot super cepat itu hanya memungkinkan panggilan dalam batasan tertentu saja. Akan tetapi, itu sudah cukup buat kelelawar untuk mengumpulkan info soal calon mangsanya.

Untuk bisa menghasilkan kesimpulan ini, Elemans dan beberapa koleganya melakukan percobaan dengan seekor kelelawar jenis Daubenton's. Kelelawar itu dilepas di sebuah kandang besar yang sudah diisi cacing yang tergantung di kawat tipis.  

Dari situ bisa dilihat bagaimana pola si kelelawar dalam menangkap mangsa. Termasuk gelombang suara yang dihasilkannya untuk menentukan lokasi tepatnya si mangsa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar